Di sore yang ranum, aku terbangun Di sampingku ia masih terlelap Penuh bebas berharap Lupa diri bentar lagi petang Bentar lagi gelap Aku keluar, jalan Dia masih tertidur, seolah petualang Aku beli rokok, menyalakan Seekor kucing lewat, melangkah gelisah Aku jadi ingat saat dia terjaga Maka kubeli eskrim coklat Sampai, kuletakkan eskrim di pipinya Sontak, ia bangun Merasa diteror, lalu senang Dipeluk aku, dibuka bungkus Segera, eskrim masuk ke mulut Dan asap membumbung Sekejap, kami keluar Melihat jalan seperti ular Melihat senja jatuh tenggelam